Skip to content

bijisesawimedia.com

  • narrow screen resolution
  • wide screen resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • black color
  • cyan color
  • green color
  • red color
Memasuki Yerusalem PDF Print E-mail
Written by Biji Sesawi Media   
Sunday, 01 April 2012 17:52

Renungan Jelang Paskah
Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya, kataNya: “Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu. Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau …” (Luk. 19:41-43)

Refleksi:
Yesus yang menunggang keledai memasuki Yerusalem. Orang-orang mengelu-elukan Dia dan menghamparkan pakaiannya di jalanan bak karpet merah bagi penyambutan Raja segala raja. Daun palma dikibarkan, bukan bendera kebangsaan oleh anak bangsa yang sedang terjajah.

Ia menunggang keledai bukan kereta perang. Ia datang ke Yerusalem untuk menyerahkan diriNya, bukan membantai lawan. Inilah saat yang Ia nanti-nantikan untuk masuk secara terang-terangan, setelah tiga tahun melakukan pelayanan publik. Saat dimana orang Roma mempertanyakan tentang diriNya yang dianggap Raja oleh orang Yahudi (namun mereka sekaligus heran karena Raja ini tak memiliki prajurit dan alat perang).

 
Tuhan punya selera humor yang aneh PDF Print E-mail
Written by Biji Sesawi Media   
Sunday, 29 January 2012 08:27

Andre Suwardjo: “Jadi sepertinya Tuhan punya selera humor yang aneh. Saya disuruh memberi padahal saya sedang meminta. Dan itu sangat menyembuhkan.”

Last Updated on Tuesday, 27 March 2012 00:45
 
Ekaristi 2000 Tahun Lalu dan Sekarang PDF Print E-mail
Written by Biji Sesawi Media   
Sunday, 29 January 2012 08:14

Paulus Budiraharjo
Ekaristi bagi umat non Katolik adalah satu skandal. Bagaimana mungkin Allah Yang Maha Kuasa hadir dalam rupa Roti dan Anggur? Kalaupun hal itu tersurat maupun tersirat dalam Kitab Suci banyak orang meyakini, bukankah itu hanyalah satu simbol belaka? Bagaimana hal itu mungkin terjadi dan dijelaskan? Bagaimana pula hal itu bisa diimani? Apakah Alkitab memberikan penjelasan tentang hal itu?

Bisa dipahami adanya kemungkinan timbul bermacam macam pertanyaan seputar Ekaristi, baik di kalangan masyarakat Katolik sendiri maupun non Katolik yang selama ini diperbincangkan dalam kelompok-kelompok kecil. Pertanyaan-pertanyaan sejenis ada yang mengemuka dalam pelajaran para katekumen namun ada pula  yang tidak terlontar. Hal-hal yang menarik, seperti apakah dalam perayaan Ekaristi itu Tuhan sungguh hadir, dalam rupa Roti dan Anggur? Apakah perkataan “inilah TubuhKu” yang diucapkan oleh Yesus dua ribu tahun lalu sama dengan yang diucapkan oleh para imam kini dan sepanjang sejarah gereja Katolik? Apakah peristiwa yang diyakini oleh orang-orang Katolik sebagai satu peristiwa trans-substansiasi  itu benar-benar terjadi, padahal komuni itu secara kasat mata masih dalam rupa roti dan anggur?

Last Updated on Sunday, 29 January 2012 08:46
 
Prof.DR. Rhenald Kasali: “Perubahan itu Bisa Dilakukan!” PDF Print E-mail
Written by Biji Sesawi Media   
Wednesday, 28 December 2011 05:44

Berikut cuplikan isi majalah Biji Sesawi Media, wawancara dengan Prof DR. Rhenald Kasali

Biji Sesawi media melakukan perbincangan santai  dengan Prof. DR. Rhenald Kasali di satu hari Minggu yang cerah. Pada mulanya kami diundang ke Rumah Perubahan, sebuah Training Center yang didirikan Pak Rhenald yang selama ini berhasil mengubah paradigma orang secara lebih konstruktif dan produktif.

Namun setelah menikmati hijau dan asrinya Rumah Perubahan, kami diundang ke rumah tinggal pribadinya tak jauh dari lokasi Rumah Perubahan untuk melakukan wawancara. Berikut petikan wawancara yang dilakukan oleh Paulus Budiraharjo dalam suasana santai:

Pak Rhenald memiliki sebuah training center Rumah Perubahan yang begitu asri dengan visi ke depan… Nah, bisa diceritakan terlebih dahulu latar belakang pak Rhenald dari kecil dengan motivasi yang kuat hingga terwujud satu “buah” yang selama ini anda impikan?
Oke, saya kira setiap manusia itu kan melewati satu proses yang tidak sama.. Dan persoalannya adalah apakah manusia itu melewati tahapan-tahapan yang menggembleng dirinya. Kalau menurut saya apa yang saya alami itu penuh dengan gemblengan. Saya tidak hidup dengan steril ya … juga tidak melayani untuk hidup dengan steril, dan juga tidak menjalani segala sesuatu yang serba linear.

Artinya bila sebuah tanaman itu hidup di bawah matahari yang panas dan dipindah-pindahkan orang , dan tak berdaya kita. Terbawa air, diterjang orang .. begitu agak besar sedikit diinjak-injak. Tetapi lama kelamaan ia ketemu tempat, akar menjadi kuat, batang menjadi besar  kemudian setelah itu dia mencoba merontokkan daunnya, kena musim panas, musim panas sampai dia berbuah. Gitu saja.

Last Updated on Sunday, 29 January 2012 18:03
 
Ekaristi dan Pengudusan PDF Print E-mail
Written by Biji Sesawi Media   
Sunday, 29 January 2012 08:17

Salah satu istilah yang diterapkan untuk Perayaan Ekaristi ialah Misa Kudus atau Ekaristi Kudus. Istilah ini merujuk pada hakikat ekaristi itu sendiri yaitu bahwa Allah yang Mahakudus melalui Yesus Kristus puteraNya dalam Roh Kudus berkehendak tinggal dalam diri manusia, agar manusia menjadi kudus, bersatu dengan Allah yang Mahakudus.

Ekaristi selalu kudus, karena ia menyempurnakan, mengutuhkan. Lihat dan dengarkanlah bagian per bagian misa kudus, sejak pembukaan hingga penutup. Semuanya penuh daya kekudusan.

Ketika masuk gedung gereja, kita menandai diri dengan tanda salib memakai air berkat, air kudus, mengingatkan kita akan pembaptisan yang mengangkat kita jadi putra Allah, penyucian diri, penghapusan dosa.

Imam mencium altar kudus, tanda penyatuan dengan korban Kristus di altar, penggabungan dengan kekudusan para martir dan para kudus yang relikwinya ditanam di altar.

Ritus pengakuan dan pengampunan pada awal misa, merupakan tanda penting dari tahap pengudusan. Penelitian batin saat ini merupakan pengenalan diri, pertobatan, menghancurkan sumber dosa yaitu egoisme, agar layak bersatu dengan Yang Mahakudus yang mau menebus kita.

Last Updated on Sunday, 29 January 2012 08:47
 
Dua Pendekar Badminton PDF Print E-mail
Written by Biji Sesawi Media   
Sunday, 29 January 2012 08:10

Susy Susanti & Elisabet Latief: Dua Pendekar Badminton yang Berserah pada RancanganNya

Sosok pemenang Olimpiade tahun 1992, Susy Susanti, kini berbisnis berdua bersama rekan sesama pemain badminton, Elisabet Latief. Mereka berdua mendirikan Fontana, yaitu gerai pijat untuk mereka yang keseleo, salah urat, maupun hanya sekedar relaksasi. Kini setelah kurang lebih tujuh tahun telah ada beberapa cabang Fontana di Jakarta. Berikut petikan wawancara dengan mereka berdua yang dilakukan oleh Paulus Budiraharjo di sebuah resto yang menyajikan pancake di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara:

Susy dan Elisabet, saya dengar bisnis bareng ya, kok bisa bagaimana awalnya?
Elisabet:
Ya awalnya sehati ya. Pertamanya kita ingin bantu orang ya. Kan kalau orang olah raga keseleo kan bingung nyarinya kemana?
O di Fontana itu ada pijat keseleo? Bukannya pijat santai, relaksasi?
Elisabet: iya itu spesialisasinya… yang santai juga ada… Kita ada kepuasan tersendiri kalau orang yang dipijit sembuh, bukan dinilai dari duitnya lho.
Tapi secara bisnis nutup ya?
Elisabet: O ya kalau ngga nutup ya ngga sampai buka tujuh cabang. (diselingi tawa bersama) Bisnis bareng dari tahun 2004, ya sudah tujuh tahun kan?  Jadi sebenarnya udah agak lama kan kita ngga ketemu. Dia dua angkatan dibawah saya. Jadi ketika saya berhenti main dan bisnis, dia masih main terus kan?

Last Updated on Sunday, 29 January 2012 18:27
 
Telah terbit, Majalah BijiSesawi Media Edisi 2 PDF Print E-mail
Written by Biji Sesawi Media   
Wednesday, 28 December 2011 04:03

Info pemesanan silahkan hubungi 021 - 3153866.

Syalom, Para pembaca Biji Sesawi Media budiman, pada Edisi 2 ini kami mengangkat topik hangat yang selama ini juga menjadi perbincangan yang seru di kalangan umat Kristiani, yaitu Allah Tritunggal.

Kami bermaksud mengkaitkan  topik Allah Tritunggal dan Keluarga Kristiani dengan maksud menggambarkan adanya satu keterkaitan erat antara kehidupan surga dan kehidupan dunia.  Ada relasi yang erat antara apa yang terjadi di Surga dengan apa yang dikehendaki oleh Allah dalam kehidupan

Last Updated on Saturday, 24 March 2012 17:34
 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Page 1 of 2

Newsflash

Buka dan Majalah Bijisesawi Media bisa didapatkan di:
Toko Buku Victory Central Park | Toko Buku Victory Artha Gading | Toko Buku Victory Daan Mogot | Toko Buku Halleluya Serpong | Toko Buku Halleluya Pluit | Toko Buku Halleluya Kelapa Gading | Toko Buku Lumen Gracia | Toko Buku Lumen Gajah Mada |Toko Buku Dioma | Toko Buku Veritas | PT Hermes Media/Herakles | Toko Buku Visi IP | Toko Buku Visi BTC | Toko Buku Visi FC | Toko Buku Visi Vincentius Catholik Store | Toko Buku Visi HI | Toko Buku Gunung Mulia | Toko Buku Obor | Toko Rohani Theresia | Toko Rohani Katedral | Toko Rohani Santa Maria Bunda Perantara | Toko Rohani Kel. Kudus | Toko Rohani St. Andreas | Toko Rohani St. Bonaventura | Toko Rohani Matraman Toko Rohani St. Yakobus | Toko Buku Pondok Daun | Toko Buku Talitakum | Toko Buku Benecdita | Toko Buku Good News |

Webmail

Who's Online

We have 9 guests online

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1191
mod_vvisit_counterYesterday1351
mod_vvisit_counterThis week2542
mod_vvisit_counterLast week8082
mod_vvisit_counterThis month21585
mod_vvisit_counterLast month21157
mod_vvisit_counterAll days134864